Chako Paul City Kota Khusus Wanita Tanpa Pria
Jika satu kota normal pasti memiliki manusia berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, lain halnya di sebuah kota di Swedia yang memiliki 25,000 perempuan, tidak ada laki-laki. Menurut surat kabar Australia, Chako Paul City, kota di Swedia Utara tersebut didirikan pada tahun 1820 oleh seorang pria kaya yang membenci janda. Dikabarkan pula, kota yang memiliki puri abad pertengahan tersebut dijaga oleh para wanita.
Sementara menurut China Harbin News, kebanyakan penduduk Chako Paul City tidak bisa menekan kebutuhan seksual mereka dan mereka akhirnya menjadi homoseksual atau lesbian. Namun, Chako Paul City sendiri tidak banyak diketahui orang, dan banyak orang mencari kota tersebut melalui Internet.
Seperti penuturan Claes Bertilsen dari Swedish Association of Local Authorities and Regions, menyatakan bahwa dengan adanya 25,000 penduduk hanya wanita, kota tersebut boleh dibilang menjadi salah satu kota terbesar di Swedia Utara. Tidak ada orang yang percaya dan bahkan dapat menjaga rahasia besar tersebut selama lebih dari 150 tahun, tambahnya.
Bahkan, menurut kantor berita Xinhua, habitat dan kebiasaan penduduk kota Chako Paul City tersebut berada di hutan, dan mereka memiliki satu sabuk pergelangan tangan yang tebal, penuh dengan perlengkapan seperti pencari kayu.
Anda para pria berminat berlibur kesana?:D

wew misterius banget yak, trus gmana “berkembang biak”-nya ya?sampe 150 tahun brarti udah nenek2 smua dong
hehehehe kali aja yang cowok dipake arisan
), ato kalo ada anak cowok diusir
)
kok bisa y? mereka dapet penerus dari mana?
waduhhhh,,, gawat donk kaLo para cowo kesana.., bisa langsung dikerumunin!!
disana , terima tki gak ya
@adin kali aja cowoknya diimpor tapi limited edition
)
@lia hehehehehe
@udin tkw kali mas
Iya nih, klo disana nerima TKI pasti banyak tuh yang mau. Ha.ha.
wah jgn2 mas dedy berminat jd tki dsna
wah kalo ada cwok disana pasti jd rebutan…ha..ha
berminat?