Arora, Browser Open Source Terbaru Paling Ringan
Setelah Google merilis Chrome, kini giliran Arora yang tampil sebagai open source browser web yang menggunakan engine WebKit yang sama, yang ada di Safari dan Google Chrome. Namun, tidak seperti browser lainnya, Arora telah siap untuk bekerja di berbagai system, termasuk Windows, Linux, dan OS X, termasuk FreeBSD. Arora bekerja di berbagai platform yang support dengan toolkit QT. Eksistensi Arora muncul ketika Canonical mengaplikasikannya untuk default browser web di Kubuntu 9.10.
Browser Arora tersebut memiliki fitur yang sesuai dengan trend sekarang, seperti full page zoom (kebalikan dari text-only zooming), dan modus private browsing yang memudahkan user untuk surfing Internet tanpa menyimpan cookies atau data personal lainnya di harddisk. Selain itu, system resources browser Arora ini juga relative ringan, sehingga untuk loading dan booting halaman web juga lebih cepat.
Browser Arora juga didukung oleh engine JavaScript yang powerful dan plugin Netscape. Fitur umum lainnya berupa bookmark, history dan tab browsing. Kelebihan Arora sepeti location bar yang pintar, terdapat session management, ada plugin ClickToFlash, fasilitas download manager, satu set tool untuk developer web yakni WebInspector, dan 30 translasi bahasa. Ingin mencoba?silahkan download di :


wah.. perlu dicoba neh kayaknya.. hohoho
Mmm…sepertinya menarik juga ya ?
Thanks infonya
@artvisualiser hayuk buruan dicoba
@yep iya sama
kereeennn… paling suka deh kalo yg gratisan apalagi open source
langsung donlot…
thanks bro
.
oke bro langsung sedot aja
kayanya menarik ne
donlot ah…
thanks infonya ya…
sama2
boleh dicoba tuh browser . . .
thanks infonya gan !!!